Mari Mengenal Ragam Aplikasi Pajak Online

Selama pandemi, yakni sejak tahun 2020. Kementerian perpajakan terus berusaha mengoptimalkan pelayanan pajak. Berbagai cara diusahakan oleh departemen jenderal pajak untuk bisa memberikan kemudahan dalam melaporkan dan menyetorkan pajak. Ini ditandai dengan munculnya berbagai aplikasi pajak online yang bisa membantu pengurusan administrasi perpajakan.

Aplikasi aplikasi ini hadir dengan semangat membantu negaraaplikasi pajak online. Sehingga masyarakat nyaman dan merasa aman dalam proses penunaian kewajibannya sebagai warga negara. Untuk itu, sebagai warga negara yang baik, dan wajib pajak yang taat. Mari pahami beragam aplikasi pajak tersebut.

Aplikasi Pajak Online

Ragam Aplikasi Pajak Online

Saat kantor pajak buka, kita akan dihadapkan dengan berbagai jenis formulir yang harus diisi oleh para wajib pajak. Jenis formulir ini ada banyak ragamnya. Mulai dari formulir pelaporan pajak perorangan, sampai formulir pelaporan pajak perusahaan badan. Nah inilah yang pada akhirnya membuat aplikasi pajak online hadir beraneka jenis.

Gunanya sudah bisa dipastikan untuk menggantikan berbagai formulir tersebut. Untuk lebih jelasnya mengenai berbagai jenis aplikasi pajak tersebut. Mari perhatikan penjabarannya berikut ini.

1.  e-Registration

Di masyarakat, aplikasi pajak online jenis e-registration sering juga disebut dengan aplikasi untuk mendaftarkan diri sebagai wajib pajak secara online. Bisa dibilang e-registration ini sebagai awal mula dari cara lapor pajak online. Sebab, bagaimana bisa melaporkan pajak, apabila diri pribadi belum terdaftar sebagai seorang wajib pajak

2.  e-Filling

Merupakan aplikasi untuk melaporkan pajak. Sistem aplikasi e-filling ini beroperasi secara online menggunakan jaringan internet dan real time. Namun, untuk bisa menggunakannya wajib untuk memiliki EFIN. Sementara EFIN adalah kepanjangan dari Electronic Filling Identification Number.

Artinya EFIN adalah nomor identitas wajib pajak yang diterbitkan oleh ditjen pajak. Kerahasiaan EFIN menjadi tanggung jawab wajib pajak. Karena EFIN tiap wajib pajak pasti berbeda. Sebab EFIN bisa dibilang adalah kunci atau kode akses masuk ke aplikasi pajak online atas nama sang wajib pajak.

Awalnya EFIN ini hanya bisa diperoleh dengan cara mendatangi ke kantor pajak secara langsung. Tetapi karena kondisi, kini EFIN bisa diperoleh dengan cara mendaftarkan diri ke website DJP online.

3.  e-SPT

Lalu ada e-SPT, merupakan aplikasi yang berguna untuk memudahkan wajib pajak dalam membuat surat pemberitahuan pajak elektronik. Aplikasi pajak online ini ada untuk menggantikan fungsi dari formulir SPT yang biasanya tersedia di kantor pajak. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan ditjen pajak ke depan bisa menerapkan paperless.

Tetapi untuk beberapa daerah yang masih serba keterbatasan, dimana sinyal internet masih belum terjangkau. sehingga resikonya berbagai aplikasi pajak yang berbasis online tidak bisa diakses. Maka mau tidak mau ya masih menggunakan formulir formulir kertas tersebut.

4.  e-Billing

Merupakan serangkaian kode bayar yang diterbitkan oleh situs resmi DJP online pajak 2021. Pembuatan e-billing ini dimaksudkan untuk mempermudah wajib pajak dalam proses pembayaran pajaknya. Demikianlah berbagai upaya yang dilakukan oleh kementrian pajak dalam mengupayakan kemudahan. Yakni hadirnya berbagai jenis aplikasi pajak online.

Sehingga harapannya para wajib pajak bisa dan mau membayarkan pajak terutangnya secara tepat waktu. Sebab dengan berbekal kode e-billing ini, pajak yang terutang bisa dibayarkan secara langsung di berbagai bank, kantor pos, atm, maupun aplikasi pajak online DKI.

5.  e-Faktur

Merupakan sebuah layanan aplikasi yang tersedia di berbagai aplikasi pajak online. Gunanya untuk membuat faktur pajak elektronik, awalnya mula hadirnya aplikasi e-faktur, karena adanya semangat kebaikan untuk meminimalisir beredarnya faktur pajak fiktif.

Untuk menggunakan e-faktur, wajib pajak bisa melakukan surat permohonan untuk membuat nomor seri faktur pajak. Sehingga e-faktur bisa lebih rapi dan terdokumentasikan secara baik. e-faktur ini umumnya dikeluarkan oleh pengusaha kena pajak, sebagai bukti pemungutan pajak terhadap barang kena pajak (BKP), dan atau jasa kena pajak (JKP).

Demikianlah uraian dari beragam jenis aplikasi pajak online resmi dari ditjen pajak. Keseluruhan aplikasi tersebut ada tentu saja dengan semangat positif, yakni dengan harapan bahwa negara bisa mendapatkan pendapatan yang maksimal.

Beragam jenis aplikasi pajak online yang tersedia tersebut, bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat umum. Semoga dengan segala upaya yang diusahakan oleh ditjen pajak. Masyarakat bisa semakin patuh menunaikan kewajibannya sebagai warga negara. Sekian.